Mengenal Karabenguk (Resensi Buku)
Saturday, February 4, 2012 | 0 comments
BENEFICIAL NUTRITIONS
Monday, January 16, 2012 | 2comments
|
UNSUR
|
PERAN
|
|
Silicon (Si)
|
Tersedia dlm bentuk silicic acid (H4SiO4)
sedikit terlarut, pergerakan dalam tanaman melalui aliran transpirasi di
xylem, berperan penting untuk pertumbuhan, mineral nutrisi, resistensi
terhadap penyakit jamur.
|
|
Sodium (Na)
|
Pengganti K untuk beberapa tanaman, seperti bayam
dan sugar beet, dalam jumlah kecil meningkatkan tomat, sebuah unsur dapat
berguna dalam konsentrasi yang rendah dan merugikan pada konsentrasi tinggi
|
|
Cobalt (Co)
|
Mempercepat penyerbukan, meningkatkan kandungan
protein Legums, memaksimalkan pembentukan kloroplas dan pigmen, essensial
untuk fiksasi N2 simbiotik oleh Legums.
|
|
Vanadium (V)
|
Fiksasi N2 bersama Mo, V dan Mo,
berkontribusi pada tahap awal perkecambahan biji
|
|
Lithium (Li)
|
Beberapa tanaman memerlukan Li dalam konsentrasi
tinggi, transportasi gula dari daun ke akar pada sugar beet, meningkatkan
kandungan klorofil pada kentang dan lada
|
|
Rubidium (Rb)
|
Pengganti K saat P dan NH4-N dalam
konsentrasi tinggi
|
|
Strontium (Sr)
|
Pengganti Ca ketika Ca harus tersedia banyak
|
|
Aluminium (Al)
|
Bermanfaat
pada tanaman yang mengakumulasikan Al (Al ditemukan di DNA dan RNA)
|
|
Selenium (Se)
|
Pengganti S dalam asam amino-S pada gandum
|
|
Iodine (I)
|
Menstimulasi pertumbuhan tanaman, sintesis selulose
dan proses lignifikasi pada jaringan batang, bersama unsur Cl toleran
terhadap keasaman.
|
|
Silver (Ag)
|
Induksi pembungaan
|
|
Titanium (Ti)
|
Fotosintesis dan fiksasi N2, meningkatkan
kandungan klorofil pada daun tomat
|
Pengabdian Masyarakat Desa Klumprit GO ORGANIK
Friday, December 30, 2011 | 1comments
Varietas Inpari 13 Panen 10,8 Ton/ha di Pinrang
Monday, November 28, 2011 | 0 comments

Padi varietas Inpari 13 yang yang diujicobakan oleh BPTP Sulawesi Selatan kerjasama dengan Pemkab Pinrang di hamparan kelompok tani Bunneria 2 Kelurahan Mattiro Deceng, Kecamatan Tiroang Pinrang dengan hasil panen mencapai 10,81 ton/ha. “Musim panen kali ini cukup beruntung selain hasil panen naik tajam juga harga jual GKP laku Rp. 3.450/kg,“ kata Suparman ketua kelompoktani Bunneria 2 kepada Sinta di Tiroang, pekan lalu.
Seusai panen ubinan Bupati Pinrang H. Andi Aslam Patonangi mengatakan, peningkatan penghasilan masyarakat tani adalah yang terpenting karena sektor pertanian merupakan motor utama penggerak perekonomian Pinrang sehinga grand design pembangunan beranjak dari sektor tersebut. Bupati berharap agar Pinrang kembali dijadikan wilayah penangkaran benih, menambah penangkaran yang sudah ada sebelumnya, disertai peningkatan kerjasama dengan BPTP untuk pendampingan teknologi.
Kepala BPTP Sulawesi Selatan dalam sambutannya mengatakan varietas Inpari 13 menjadi padi yang paling dicari di Indonesia sebab satu-satunya varietas yang tidak terserang hama wereng coklat. Dikatakan Dr. Ir. Nasrullah bahwa penangkaran benih adalah kebijakan yang akan diambil oleh Kementerian Pertanian untuk penyediaan benih yang tepat waktu dan kualitas yang dapat dipertanggung jawabkan.
Selain itu Kementerian Pertanian sudah punya jaringan perbenihan nasional melalui internet. BPTP akan menginventarisir dan menginput data varietas yang tersedia di suatu daerah sehingga semua propinsi dapat melihat jenis dan stok varietas propinsi lain, selanjutnya dapat memesan melalui BPTP.
Dalam kesempatan itu DR. Ir. Nasrullah, M.Sc mensosialisasikan beberapa program Kementerian Pertanian antara lain peluncuran software kalender tanam berdasarkan estimasi iklim, program kawasan rumah pangan lestari yang telah dicoba pertama kali di Pacitan kampung halaman Bapak Presiden SBY. BPTP Sulawesi Selatan sudah membuat model percontohan sebanyak 5 unit untuk tahun 2012 dan Kab. Pinrang dijanjikan akan menjadi bagian dari program tersebut. Kementerian Pertanian juga sudah membuat grand design kawasan pengembangan hortikultura.
Sumber : sinartani
Waspada Hama dan Penyakit Padi Di Awal Musim Hujan
| 0 comments
Petani padi perlu hati-hati kemungkinan munculnya penggerek batang, wereng coklat, blas dan hawar daun atau kresek di awal musim hujan pada musim tanam padi 2011/2012. Tiga propinsi di Pulau Jawa dikawal khusus untuk mengamankan produksi padi tahun 2012.Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) Ir. Sarsito Wahono Gaib Subroto, MM mengatakan tiga propinsi yang dikawal khusus yakni Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Hasil survei lapangan kami, serangan hama penyakit tanaman padi menurun, namun kita tetap waspada, karena di lapangan masih ada kesinambungan tanaman,” katanya kepada Sinar Tani
Saat ini lanjutnya masih banyak tanaman padi di daerah pegunungan. Ketika masuk musim hujan dan petani di daerah bawahnya mulai tanam, dikhawatirkan siklus penyakit tidak terputus. “Maka kita kawal agar tidak terjadi kemungkinan adanya migrasi hama dan penyakit,” tambah Gaib. Prinsipnya adalah kalau ada spot langsung distop.
Selain itu, Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir mengatakan perlu diwaspadi kemungkinan munculnya hama tikus. “Di awal musim tanam ini diperkirakan tingkat serangan hama tikus akan tinggi oleh karena itu petani perlu waspada dan pemerintah mendampingi petani dalam proses pengawasan pertanaman di lapangan ,” terang Winarno. Petani lanjut Winarno Tohir meminta agar bisa dibantu pemerintah mengantisipasi serangan hama dan penyakit ini.
Winarno memprediksi musim tanam akan dimulai pada akhir November 2011 hingga Januari 2012. Menurutnya untuk mengatasi permasalahan hama dan penyakit secara optimal, pemerintah tidak cukup hanya sekedar memberikan pengawalan saja melainkan juga harus memberikan bantuan secara nyata kepada petani misalnya memberikan bantuan obat pengendali hama dan penyakit atau memberikan subsidi untuk pembelian obat-obat pengendali hama dan penyakit tanaman sehingga lebih dapat dijangkau oleh petani. “Jika hal tersebut dilakukan kemungkinan terjadinya puso dapat dicegah,” ujarnya.
Semakin Sulit
Winarno menambahkan faktor alam saat ini semakin sulit diprediksi dan dikhawatirkan akan mengganggu proses produksi di pertanaman. Winarno memprediksi di awal tahun 2012 ini akan terjadi banjir di beberapa daerah sentra tanam, akan tetapi masih dalam ambang batas sehingga tidak mempengaruhi produksi scara nasional.
Sumber : sinartani.com
