Informasi Terbaru :

Mitos Dibalik Motif Batik

Sunday, September 30, 2012 | 2comments

Motif batik ada banyak sekali dan dalam perkembangannya mengalami berbagai perubahan bentuk dari motif aslinya. Kami akan mengulas beberapa motif batik yang dianggap sepuh (kuno).

Motif Sido Luhur
Pertama kali motif ini dibuat oleh Ki Ageng Henis, kakek dari Panembahan Senopati (pendiri kerajaan Mataram Islam di Kota Gedhe, Yogyakarta). Motif ini dibuat khusus untuk anak-keturunannya dengan harapan agar si pemakainya memiliki hati dan pikiran luhur sehingga hidupnya bermanfaat bagi masyarakat banyak. Motif ini kemudian dimanifestasikan oleh Nyi Ageng Henis ke dalam lembaran kain (dicanting). Mitosnya, Nyi Ageng selalu megeng (menahan) nafas dalam mencanting sampai habisnya malam (lilin yang digunakan untuk membatik berbahan baku dari sarang lebah) dalam canting tersebut. Hal itu dimaksudkan agar konsentrasi terjaga dan seluruh doa dan harapan dapat tercurah secara penuh ke kain batik tersebut. Sampai saat inipun secara umum proses penciptaan batik masih sama seperti jaman dulu. Tugas membuat motif /patron (disebut nyorek dalam bahasa Jawa) dikerjakan laki-laki,  sedang wanita yang mencanting.
batik motif sido luhur

Motif Parang
Motif ini dibuat oleh Panembahan Senopati, raja pertama kerajaan Mataram Islam yang bertahta 1530-1543. Panembahan mendapat inspirasi semasa ia melakukan teteki (menyepi dan bersemadi) sebelum menjadi raja, di goa pinggir Laut Selatan (sekarang dikenal sebagai pantai Parangkusumo, salah satu obyek wisata di Yogyakarta). Ia begitu kagum terhadap stalagmit dan stalaktit yang ada di dalam goa yang dalam pandangan Panembahan sangat khas, khususnya pada saat gelap. Setelah menjadi Raja Mataram, ia pun memerintahkan para putri kraton untuk mencanting motif tersebut.
batik motif parang kusumo

Motif Truntum
Biasanya motif batik dianggit (dicipta) oleh kaum lelaki, sedang motif truntum adalah salah satu bentuk pengecualian. Motif ini dibuat oleh Kanjeng Ratu Beruk, selir dari Paku Buwono III (bertahta 1749-1788) di kraton Surakarta. Kanjeng Ratu Beruk bukan dari kalangan bangsawan tetapi anak dari seorang abdi dalem kraton bernama Mbok Wirareja. Persoalan status ini menjadikan Kanjeng Ratu Beruk selalu gundah. Ia mendamba jadi permaisuri kerajaan, sebuah status yang begitu dihormati dan dipuja. Tapi lebih dari semua itu, Kanjeng Ratu Beruk ingin selalu berada di samping sang raja agar malam-malam sunyi tidak ia lewati sendirian.

Pada suatu malam, perhatian Kanjeng Ratu Beruk tertuju pada indahnya bunga tanjung yang jatuh berguguran di halaman keraton yang berpasir pantai. Seketika itu juga ia mencanting motif truntum dengan latar ireng (hitam). Ini refleksi dari sebuah harapan, walaupun langit malam tiada bulan, masih ada bintang sebagai penerang. Selalu ada kemudahan di setiap kesulitan. Sekecil apa pun kesempatan, ia tetap bernama kesempatan.
batik motif truntum

Motif Udan Riris
Paku Buwono III juga dikenal sebagai kreator motif batik. Beliau memegang tahta saat kraton Surakarta (Solo) banyak mengalami guncangan perpecahan pasca perjanjian Giyanti (1755). Mengacu pada hasil perjanjian Giyanti yang membagi wilayah dan isi keraton Kasunanan Surakarta, sebagian pusaka dan batik kraton pun telah dibawa ke Jogja oleh Pangeran Mangkubumi yang kemudian jumeneng (bertahta) sebagai raja pertama kerajaan Jogjakarta (Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat). Dimulailah perang dingin antara Solo dan Jogja pada masa itu (perhatikan yg dicetak tebal!). Kerap terjadi saling ejek antara orang Solo dan Jogja. Batik Solo motif Krambil Sesungkil dan Slobok yang dipakai para isteri bangsawan untuk melayat, di Jogja dipakai untuk para punakawan (batur=pembantu) dalam kisah pewayangan. Begitu juga sebaliknya, batik Jogja motif  Kawung yang dipakai bangsawan untuk melayat, di Solo dipakai oleh para punakawan. Saling ejek yang dirasa sangat menghina ini membuat Paku Buwono terguncang batinnya. Untuk meredam kegundahan hatinya, beliau melalukan teteki (menyepi atau semedi) dengan cara kungkum (berendam) di kali (sungai) Kebanaran. Lokasinya dekat dengan makam leluhurnya yaitu Ki Ageng Henis. Kungkum dilakukan pada malam hari dan hanya ditemani sebuah teplok sebagai lampu penerangan. Waktu dini hari, hujan gerimis mulai turun seakan turut sedih melihat kondisi saat itu. Bayangan hujan gerimis yang tertangkap oleh cahaya lampu teplok itulah yang di kemudian hari menjadi inspirasi motif udan riris (hujan gerimis).
batik motif udan riris

Masa Paku Buwono IV bertahta (1788–1820) terjadi kebebasan berekspresi bagi rakyat kebanyakan. Jika sebelumnya batik dijadikan sebagai salah satu alat untuk menjalankan kekuasaan, maka pada masa Paku Buwono IV banyak motif batik yang lahir dari kalangan rakyat biasa. Dan mitos-mitos baru pun banyak bermunculan.

Kesimpulan author;
Begitu dalam makna yang tersirat dalam motif-motif batik kuno sebagai manifestasi doa dan harapan serta pengalaman batin sang kreator.


Referensi:
- terangkum dari berbagai pendapat  KRT Winarso Kalinggo Honggopuro (alm.)
  (Kepala Komite Museum Radya Pustaka Solo, wafat dan dimakamkan
  hari Jum'at 29 Oktober 2010) seperti yang pernah termuat dalam
  kabarsoloraya.com dengan penulis asli-Hendro.
- foto2 pitoyo.com dan berbagai sumber
- gambar ilustrasi-rumahbatik.com

SUMBER
Continue Reading

Multi Khasiat Dahsyat Binahong

Saturday, September 29, 2012 | 0 comments

MESKI belum teruji secara klinis, tanaman binanhong selama ini dipercaya memiliki beragam khasiat pengobatan mulai dari penyakit ringan hingga berat, termasuk yang disebabkan mikroorganisme. Binahong biasa digunakan sebagai tanaman obat dari daratan Tiongkok yang dikenal dengan nama dheng san chi.

Karena khasiatnya penyembuhannya, tak mengherankan bila tanaman telah digunakan selama ribuan tahun oleh bangsa Tiongkok, Korea, dan Taiwan. Binanhong merupakan tanaman merambat sehingga sering digunakan sebagai gendola atau gapura yang melingkar di atas jalan taman. Di Indonesia, kehadiran tanaman ini tergolong sudah lama dan lebih dikenal dengan nama gendola (Basella rubra linn).

Lalu apa saja khasiat tanaman herbal ini, berikut beberapa di antaranya:

1. Mempercepat pemulihan pascaoperasi, melahirkan, khitan,luka dalam, dan radang usus.
2. Melancarkan dan menormalkan peredaran serta tekanan darah.
3. Mencegah stroke, maag, dan asam urat.
4. Menambah dan mengembalikan vitalitas dan daya tahan tubuh.
5. Mengatasi wasir atau ambeien.
6. Melancarkan buang air kecil dan besar.
7. Diabetes
8. Menyembuhkan sariawan, pusing, dan sakit perut.

Hampir semua bagian tanaman binahong seperti umbi, batang dan daun dapat digunakan sebagai obat. Tanaman ini bisa direbus atau dimakan sebagai lalapan. Untuk penyakit ringan, dibutuhkan pengobatan selama beberapa hari atau minggu. Untuk anak-anak, cukup berikan separuh takaran dewasa.

Berikut contoh ramuan yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah:

1. Rebus saja daunnya sebagai campuran masakan, seperti saat memasak mi instan atau dimakan lalapan. Tapi, jangan lupa untuk mencuci bersih binanhong di air yang mengalir.

2. Daun, akar, dan batangnya dikatakan bisa memulihkan stamina, meningkatkan vitalitas pria, menyembuhkan luka luar dan dalam. Untuk pemakaian dalam, cuci bersih umbi binahong, rebus, dan saring airnya. Minumlah 2-3 kali sehari untuk menyembuhkan luka bekas operasi, maag, dan tifus. Atau, akarnya dikeringkan, ditumbuk halus, lalu masukkan ke dalam kapsul, diminum 3 kali sehari.

3. Untuk pemakaian luar, daun dan batangnya ditumbuk halus lalu dioleskan pada bagian yang sakit. Efektif menyembuhkan memar, rematik, pegal linu, nyeri urat, dan menghaluskan kulit.

4. Agar bekas operasi caesar cepat kering, ambil akar binahong yang batangnya merah sebanyak 15 gram. Setelah dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa setengahnya. Saring dan minum selagi hangat. Bila suka, Anda bisa menambahkan sedikit sereh atau gula batu.


Sumber
Continue Reading

Nasehat Bagi Wirausahawan Pemula

| 0 comments

Sebagai seorang wirausahawan pemula, keraguan sering muncul ketika akan memulai berusaha. Ada rasa takut gagal, ada rasa takut rugi, ada rasa takut bersaing, dan lain-lain. Berikut beberapa nasehat untuk memulai "berwirausaha".

1. START WITH A DREAM
Mulailah dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan yakinkan diri anda akan produk yang akan ditawarkan. A dream is where it all started. Pemimpilah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, misalnya: cara pelayanan, jasa, ataupun idea yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan keterikatan, tak mengenal kata ‘tidak bisa’ ataupun tidak 'mungkin’.

2. LOVE THE PRODUCTS OR SERVICES
Cintailah Produk anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan sebuah keyakinan pada pelanggan kita dan mmbuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa masa sulit. Enthusiasm and Persistence. Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan, hali ini akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru.

3. LEARN THE BASICS OF BUSINESS.
Pelajarilah fundamental business. BEYOND THE *BUY LOW, SELL HIGH, PAY LATE, COLLECT EARLY*: Tidak akan ada sukses tanpa ada sebuah pengetahuaan dasar untuk business yang baik, belajar sambil bekerja, turut kerja dahulu selama1-2 tahun untuk dapat mempelajari dasar – dasar usaha akan membantu kita untuk maju dengan lebih baik. Carilah –Guru- yang baik.

4. WILLING TO TAKE CALCULATED RISKS.
Ambillah resiko. The Gaint that u will be able to achiave is directly propoltional to the risk taken: Berani mengambil resiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia usaha, karena hasil yang akan dicapai akan proporsional terhadap resiko yang akan diambil. Sebuah resiko yang diperhitungkan dengan baik – baik akan lebih banyak Memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan -entreprenneur- dengan –manager-. Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap –awal- pengembangan perusahaan, dan –manager- dibutuhkan akan mengatur perusahaan yang telah maju.

5. SEEK ADVICE, BUT FOLLOW YOUR BELIEF.
Carilah nasehat dari pekarnya, tapi ikuti kata – kata kita. Consult ConsultAnts, ask the experts, but follow, but follow your hearts. Entrepreneur selalu mencari nasehat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditagngannya dan dapt diputuskan dengan indera ke enam-nya. Komunikasi yang baik dan kepiawaian menjual. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci suksesnya. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengambangkan usaha pada fase itu.

6. WORK HARD, 7 DAY A WEEK, 18 HOURS A DAY
Kerja keras. Ethos Kerja keras sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi hard-work and smart-work tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua successful start-up butuh workaholics. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya, pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan bussinessnya. Me-lamun-kan dan memimpikan kerjanya.

7. MAKE FRIENDS AS MUCH AS POSSIBLE
Bertemanlah sebanyak banyaknya. Pada harga dan kwalitas yang sama orang membeli dari temannya, pada harga yang sedikit mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat, membantu menolong pada masa sulit.

8. DEAL WITH FAILURES
Hadapi kegagalan. Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha, selama kegagalan itu tidak –mematikan-. Setiap usaha selalu akan mempunyai resiko kegagalan dan bila mana itu sampai terjadi, bersiaplah dan hadapilah!.

9. JUST DO IT, NOW!
Lakukanlah sekarang juga. Bila anda telah siap, lakukanlah sekarrang juga. Manager selalu melakukan : READY-AIM-SHOOT,tetapi entrepreneur sejati akan melakukan READY-SHOOT-AIM!. Putuskan dan kerjakan sekarang, karena besok bukanlah milik kita


Sumber
Continue Reading

Penugasan Mikoriza 2012

Thursday, September 27, 2012 | 13comments



PENUGASAN MIKORIZA 2012

Penugasan Cocard:
Bentuk bunga matahari terdiri dari 2 jenis mahkota
*mahkota besar berbentuk setengah lingkaran  dgn jumlah 5 berdiameter 12 cm berwarna merah, kuning, ungu, hijau, biru.
*mahkota kecil berbentuk setengah elips dgn jumlah 20 warna sama dengan mahkota besar dengan tinggi 5 cm, diameter 2,5 cm
*mahkota tengah berbentuk lingkaran berwarna coklat tua dgn diameter 15 cm berisi lambang UNS dan lambang mikoriza berwarna dgn ukuran 3 x 3, foto terbaru 3 x 4 dibingkai pita merah putih, Nama, NIM, Motto hidup, dan Jargon
Tali rafia merah, biru, hijau dikepang
Keterangan lebih lanjut bisa dilihat di Mikoriza Center
Penugasan Pribadi yang wajib dibawa:
Album foto dengan ketentuan:
Foto bersama dengan kakak tingkat:
a.       Agt 2011 berjumlah 15 orang ditambah salah satu diantaranya Achmad Adi Surya S, Dian Rahmawati, Isni Wiyati, Pramusita Yoga Daniswara, dan Korti 2011
b.      Agt 2010 berjumlah 10 orang ditambah salah satu diantaranya Teuku Dzulkarnain, Akas Anggita, Nur Maghfiroh, dan Korti 2010
c.       Agt 2009 berjumlah 10 orang ditambah salah satu diantaranya Ari Widodo, Cahyo Supriyadi, Hanggoro, dan Korti 2009
d.      Agt 2008 berjumlah 5 orang
Disertai Nama lengkap, Angkatan, TTL, Hobi, Motto Hidup pada masing-masing foto (kertas bebas)
Kopi 2 sachet
Teh 2 bgks
Gula jawa secukupnya
Gula pasir ½ kg
Roti 2 buah
Slayer (hijau)
Obat pribadi
Alat makan
Alat mandi
Alat ibadah
Alat tulis (bolpoin dan buku)
1 botol air mineral 600 ml
Jas hujan
Baju ganti (jk diperlukan)
Jaket atau selimut
Dresscode:
Hari pertama: atasan kemeja bebas, celana (pa) dan rok (pi) hitam non jeans, non pensil, non ketat , jilbab hitam memakai almamater
Hari kedua: atasan biru bawahan celana training



Mikoriza 2012 _ Kita Pasti Bisa!!

Penugasan tersebut hanya akan di share di blog ini !

Contoh CoCard :
Continue Reading

Mentan Yakin Sulawesi Tengah Akan Mampu Memenuhi Kebutuhan Pangan Menuju Kemandirian Pangan

Sunday, September 23, 2012 | 0 comments

Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Suswono. MMA melakukan panen padi di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulaya, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Menteri Pertanian pada kesempatan itu juga menyerahkan bantuan benih SL-PTT padi, jagung, kedelai dan kendaraan roda 4 kepada gubernur Sulawesi Tengah serta kendaraan roda 2 kepada para penyuluh di Kabupaten Sigi atas keberhasilannya meningkatkan produksi padi dalam mendukung program P2BN. Acara ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Ir. Udhoro Kasih Anggoro, MS, Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Long. L. Djanggola, Msi, Bupati Sigi Ir. H. Aswadin Randalembah, Ketua DPRD Provinsi Drs. H. Murad. U. Nasir serta para pejabat terkait lingkup Kementerian Pertanian.

Dalam sambutannya, Mentan menyampaikan dengan potensi penduduk dan luas wilayahnya, ditambah dengan potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal, diyakini Propinsi Sulawesi Tengah akan mampu  memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri menuju kemandirian pangan secara nasional seperti arahan Presiden pada sidang kabinet terbatas, Agustus lalu.

  












Pada bagian lain, Mentan menyampaikan apresiasinya kepada jajaran petugas pertanian atas keberhasilan Provinsi Sulawesi Tengah meningkatkan produksi padi dari hanya sekitar 900 ribu Ton GKG menjadi 1.123.000 Ton berdasarkan ARAM I BPS. Di samping itu dengan kemampuan potensi pertanian yang ada Provinsi Sulawesi Tengah akan mampu menjadi salah satu daerah sentra jagung. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, pada kesempatan yang sama Mentan menyaksikan penandatanganan MoU antara Gubernur dan beberapa Bupati Kabupaten/Kota serta perwakilan PT Jaffa Comfeed dalam hal penampungan produksi jagung.


Menurut Mentan dalam rangka pencapaian sasaran Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) menuju Surplus 10 Juta Ton, untuk menggerakkan semua unsur yang terkait antara lain melalui pelaksanaan Permentan Nomor 45 Tahun 2011 tentang tata cara hubungan kerja antar kelembagaan teknis, penelitian dan pengembangan serta penyuluhan pertanian, menetapkan rencana tata ruang/wilayah (RT/RW) yang jelas dan konsisten serta penetapan lahan pertanian berkelanjutan melalui Perda untuk menindak lanjuti UU Nomor 41 Tahun 2009, tandasnya. (Medy/Eko)

Sumber : Humas Setditjen Tanaman Pangan
Continue Reading
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Forum Mahasiswa Agroteknologi UNS - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger
Selamat datang Di blog resmi Forum Mahasiswa Agroteknologi (FORMAT) Fakultas Pertanian - Universitas Sebelas Maret